Menyatakan Keinginan Dalam Bahasa Jepang ( Hoshii )

Menyatakan Keinginan Dalam Bahasa Jepang ( Hoshii )

Hoshi digunakan dalam kalimat bahasa jepang yang menunjukan keinginan akan suatu benda. Contoh penggunaan :

僕はこの腕時計が欲しいです
Boku wa kono udedokei ga hoshii desu
Saya menginginkan jam tangan ini

お姉さんはあの宝石が欲しいです
Oneesan wa ano houseki ga hoshii desu
Kakak (perempuan) menginginkan perhiasan itu

Kalimat Perbandingan Dalam Bahasa Jepang ( No Hou Ga, Yori )


Untuk membuat kalimat perbandingan dalam bahasa jepang, maka digunakan kata yori yang berarti dibandingkan dan hou ga yang berarti lebih.

Contoh penggunaan :

私はこのズボンよりあのズボンのほうが 好きです
Watashi wa kono zubon yori ano zubon no hou ga suki desu
Kalau dibandingkan dengan celana ini saya lebih suka celana itu


私はサッカーよりテニスの法が好きです
Watashi wa sakka yori tenisu no hou ga suki desu
Kalau dibandingkan dengan sepakbola saya lebih suka tenisu

Penggunaan Motto, dan Ga Ichiban Dalam Bahasa Jepang

Penggunaan motto, dan ga ichiban untuk kalimat lebih, dan Paling

Motto digunakan untuk sesuatu yang lebih,sedangkan ga ichiban digunakan untuk sesuatu yang paling. Contoh penggunaan

このカメラは小さいです
Kono kamera wa chiisai desu
Kamera ini kecil

このカメラはもっと小さいです
Kono kamera wa motto chiisai desu
Kamera ini lebih kecil

このカメラが一番小さいです
Kono kamera ga ichiban chiisai desu
Kamera ini adalah yang paling kecil

Menunjukan Letak Memakai Ushiro, Naka, Soba, Shita, dan Ue

Menunjukan letak menggunakan No Ushiro, Naka, Soba, Shita, Ue

Untuk menunjukan letak menggunakan ushiro, naka, soba, shita, dan ue penggunaannya harus memakai partikel no.......ni

ushiro memiliki arti di belakang. Contoh penggunaan :

僕はあなたの後ろにいます
Boku wa anata no ushiro ni imasu
Saya ada di belakangmu

Naka memiliki arti didalam. Contoh penggunaan :

心臓さんは車の中にいます
Shinzou san wa kuruma no naka ni imasu
Tuan shinzou ada di dalam mobil

Soba memiliki arti sebelah. Contoh penggunaan :

私は雪の側にいます
Watashi wa yuki no soba ni imasu
Saya ada di sebelah yuki


Shita memiliki arti dibawah. Contoh penggunaan :

おもちゃは机の下のあります
Omocha wa tsukue no shita ni arimasu
Mainan ada di bawah meja


Ue memiliki arti diatas. Contoh penggunaan :

猫は机の飢えにいます
Neko wa tsukue no ue ni imasu
Kucing ada diatas meja

Penggunaan Imasu ( います ) dan Arimasu ( あります )

Dalam tata bahasa Jepang “imasu” memiliki beberapa fungsi yaitu :

Sebagai pelengkap kata kerja sedang melakukan (te-kei).
Contoh :

私はパンを食べています
Boku wa Pan o Tabete imasu
Saya sedang memakan roti

Sebagai penunjuk lokasi keberadaan (manusia/makhluk hidup).
Contoh : 

私は部屋にいます
watashi wa heya ni imasu
Saya sedang berada di kamar



Sedangkan kata arimasu digunakan untuk menunjukan lokasi keberadaan untuk benda mati
Contoh :

この食べ物は個々にあります
Kono tabemono wa koko ni arimasu
Makanan ini ada disini

http://www.blackhatools.tk/

Perubahan Kata Kerja Menjadi Bentuk te-kei Dalam Bahasa Jepang


Kata kerja bentuk te-kei memiliki beberapa fungsi yaitu : sebagai penanda sedang melakukan sesuatu, apabila ditambahkan akhiran imasu/iru, dan sebagai penanda kalimat perintah.

Untuk merubah kata kerja bentuk kamus menjadi bentuk te-kei maka digunakan  rumus sebagai berikut :

 
Kata kerja jenis Godan doushi/kk 1

Kata kerja yang berakhiran “U”,”Tsu”,” Ru” maka akhiran tersebut berubah menjadi “tte”. Contoh :

Kau : Katte
Membeli

Katsu : Katte
Memenangkan

Toru : Totte
Mengambil

Kata kerja yang berakhiran “Mu” “Nu” “Bu” maka akhiran tersebut berubah menjadi “nde”
Contoh :

Asobu : Asonde
Bermain
Yomu : Yonde
Membaca

Nomu : Nonde
Minum

Kata kerja yang berakhiran “Ku” berubah menjadi ite, akhiran “gu” menjadi “ide” akhiran “su” menjadi shite
Contoh :

Oyogu : Oyoide
Berenang

Kaku : kaite
Menulis

Hanasu : Hanashite
Berbicara


Kata kerja jenis ichidan doushi/kk2 yang memiliki akhiran “iru” dan “eru”, maka akhiran tersebut berubah menjadi te.

Contoh

Taberu : Tabete
Memakan

Hashiru : Hashite
Berlari

Kata kerja jenis Fukisoku doushi/kk 3 yang hanya memiliki dua bentuk yaitu :

Suru : shite
Kuru : kite

Menyatakan Sedang Melakukan Sesuatu Dalam Bahasa Jepang

Contoh Pola kalimat yang digunakan dalam membuat kalimat sedang melakukan sesuatu (dalam bahasa inggris verb ing) adalah sebagai berikut :

私はパンを食べています
Boku wa Pan o Tabete imasu
Saya sedang memakan roti

私は水を飲んでいる
Watashi wa Mizu o nonde iru
Saya sedang meminum air

Dalam kedua contoh diatas kata kerja yang digunakan adalah kata kerja bentuk te (perubahan dari kata kerja bentuk kamus).

Mengapa di contoh pertama berakhiran imasu, sedangkan dalam contoh kedua berakhiran iru ? Karena untuk menyatakan sedang melakukan sesuatu harus diakhiri akhiran te imasu/te iru. Keduaduanya memiliki arti dan penggunaan yang sama, yang membedakannya adalah tingkat kesopanan, yang mana te imasu itu lebih sopan.

Penggunaan Partikel De ( で ) Dalam Tata Bahasa Jepang

Partikel De memiliki beberapa fungsi yaitu :

Digunakan untuk menunjukan tempat suatu perbuatan dilangsungkan
Contoh :

私は部屋で遊びます
Watashi wa heya de asobimasu
Saya bermain di kamar


Digunakan sebagai penanda penggunaan kata benda dalam suatu perbuatan
Contoh :

僕は水で浴びます
Boku wa mizu de abimasu
Saya mandi menggunakan air


Digunakan sebagai penanda sebab akibat
Contoh :

私は食べているので嬉しいです
Watashi wa tabete iru node ureshii desu
Karena saya makan saya senang

Penggunaan Partikel Ni ( に ) Dalam Tata Bahasa Jepang

Partikel ni merupakan partikel yang memiliki banyak fungsi yaitu menunjukan lokasi(di), menunjukan  tempat tujuan, menunjukan untuk, menunjukan oleh, dan menunjukan waktu.

Berikut ini contoh penggunaan partikel ni :

Fungsi untuk menunjukan lokasi

私は部屋にいます
watashi wa heya ni imasu
Saya sedang berada di kamar

Kono tabemono wa watashi ni tsukurimashita
Makanan ini dibuat olehku

Fungsi untuk menunjukan tempat tujuan

日本に行きます
nihon ni ikimasu
saya akan pergi ke jepang


Fungsi menunjukan untuk :

私は友達にプレゼントをあげます
watashi wa tomodachi ni  purezento o agemasu
aku memberi hadiah untuk teman

Fungsi menunjukan waktu

watashi wa 11ji ni nemasu
Saya akan tidur pada jam 11

Penggunaan Partikel No ( の ) Dalam Tata Bahasa Jepang



Penggunaan Partikel No
Partikel no memiliki dua kegunaan yaitu digunakan untuk menjelaskan kepunyaan, dan digunakan sebagai penjelas/keterangan dari kata benda atau subjek.

Contoh penggunaan no :
男の子は食べています。
Otokonoko wa tabete imasu.
Laki-laki muda sedang makan.

laki-laki merupakan subjek yang kemudian dijelaskan menggunakan no bahwa subjek tersebut adalah laki-laki muda

私の飲
Watashi no Mizu
Air miliku
No digunakan sebagai penanda kepemilikan benda dari subjek.

Penggunaan Partikel Wo ( を ) Dalam Tata Bahasa Jepang



Penggunaan partikel Wo
Partikel Wo(dibaca o) digunakan untuk objek yang menjadi target suatu perbuatan/tindakan. 

Contoh penggunaan wo adalah sebagai berikut :

 私は水を飲んでいます。
Watashi wa Mizu o Nonde imasu.
Saya sedang meminum air

男の人は車を運転しています。
Otoko no hito wa kuruma o untenshite imasu.
Laki-laki dewasa sedang menyetir mobil

Dalam penggunaan contoh diatas partikel wo digunakan untuk menjelaskan tindakan apa yang dilakukan subjek kepada objek. Seperti dalam contoh pertama dikatakan “meminum air” artinya subjek sedang melakukan sesuatu (meminum) terhadap “air”

Penggunaan Partikel Wa ( は) Dalam Tata Bahasa Jepang

Penggunaan Partikel Wa
Partikel Wa (ha) merupakan partikel yang digunakan untuk menjelaskan subjek/topik dalam pembicaraan.

Partikel ini ditulis menggunakan “Ha” 
Contoh penggunaan wa :

女の子は食べて います。
Onnanoko wa tabeteimasu.
Perempuan muda sedang makan

女の子はジュースを飲んでいます。
Onnanoko wa Juusu o nondeimasu.
Perempuan muda sedang meminum jus

男の子は食べています。
Otokonoko wa tabete imasu.
Laki-laki muda sedang makan

Penggunaan wa pada contoh diatas dipakai untuk menjelaskan subjek yang sedang melakukan sesuatu. Sedangkan contoh dibawah ini digunakan untuk menjelaskan kedudukan/status subjek.
Dalam penggunaan ini wa apabila diartikan kedalam bahasa indonesia merupakan “adalah” 

私は女の子です。
Watashi wa Onnanoko desu.
Saya adalah perempuan muda

Powered by Blogger.

Search This Blog