Home » , , , » Perubahan Kata Kerja Menjadi Bentuk te-kei Dalam Bahasa Jepang

Perubahan Kata Kerja Menjadi Bentuk te-kei Dalam Bahasa Jepang


Kata kerja bentuk te-kei memiliki beberapa fungsi yaitu : sebagai penanda sedang melakukan sesuatu, apabila ditambahkan akhiran imasu/iru, dan sebagai penanda kalimat perintah.

Untuk merubah kata kerja bentuk kamus menjadi bentuk te-kei maka digunakan  rumus sebagai berikut :

 
Kata kerja jenis Godan doushi/kk 1

Kata kerja yang berakhiran “U”,”Tsu”,” Ru” maka akhiran tersebut berubah menjadi “tte”. Contoh :

Kau : Katte
Membeli

Katsu : Katte
Memenangkan

Toru : Totte
Mengambil

Kata kerja yang berakhiran “Mu” “Nu” “Bu” maka akhiran tersebut berubah menjadi “nde”
Contoh :

Asobu : Asonde
Bermain
Yomu : Yonde
Membaca

Nomu : Nonde
Minum

Kata kerja yang berakhiran “Ku” berubah menjadi ite, akhiran “gu” menjadi “ide” akhiran “su” menjadi shite
Contoh :

Oyogu : Oyoide
Berenang

Kaku : kaite
Menulis

Hanasu : Hanashite
Berbicara


Kata kerja jenis ichidan doushi/kk2 yang memiliki akhiran “iru” dan “eru”, maka akhiran tersebut berubah menjadi te.

Contoh

Taberu : Tabete
Memakan

Hashiru : Hashite
Berlari

Kata kerja jenis Fukisoku doushi/kk 3 yang hanya memiliki dua bentuk yaitu :

Suru : shite
Kuru : kite

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.

Search This Blog